Sabtu, 26 Juni 2010

Siswa SMP Negeri 1 Teluk Kuantan membawa Nama baik Kuantan Singingi

Kuantan Singingi (Aknet.com) Teluk Kuantan, 26 Juni 2010 pagi jam 8.00 wib SMP Negeri 1 Teluk Kuantan dan seluruh sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi membagikan raport hasil belajar selama satu tahun dibangku sekolahan.

Acara ini digelar dilapangan areal SMP Negeri 1 Teluk Kuantan yang dihadiri seluruh Orang Tua Murid dan seluruh siswa SMP Negeri 1 Teluk Kuantan sesuai undangan Nomor :229/005/VI/2010 tanggal 22 Juni 2010 yang telah disebar. acara ini berjudul Prasididina / Pembagian Rapor Tahun Pelajaran 2009/2010.

Didalam sambuntannya Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Teluk Kuantan Asmar rasyid, S.Pd mengatakan Penilaian hasil belajar siswa ini berdasarkan kriteria-kriteria kemampuan siswa yang dikelompokan di beberapa kelas yang tingkat penilaiannya berbeda antara satu kelas dengan kelas lainnya. dan standar nilai yang ditargetkan pun berbeda. acara ini digelar setiap tahunnya yang dilaksanakan pada saat acara pembagian rapor siswa.

Jumat, 25 Juni 2010

Prestasi SMAN Pintar Kuantan Singingi Membanggakan

Kuantan Singingi (Aknet.com) Dalam rangka meningkatkan rasa kebangsaan atau Nasionalisme Khususnya di kalangan Pemuda atau pelajar, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kuantan Singingi yang di Ketuai Ny. Hj. Yeni Zulkifli. Yang bersempena pada Hari Kebangkitan Nasional 2010. Melaksanakan kegiatan lomba paduan Paduan Suara Lagu-lagu Nasional dan Lagu-lagu Perjuangan bagi Remaja Putri atau Siswi SMU dan Siswi SMP yang berada dalam Wilayah Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi.

Dihadiri Dewan Penasihat Dharma Wanita Kuansing Hj.Juita Sukarmis sekaligus membuka acara yamg mengusung tema “Dengan Kebangkitan Nasional Kita Mantapkan Kebangkitan Pemuda Kebangkitan Prestasi Serta Kebangkitan Bersama Membangun Nagori Maju”. Ungkap Ronaldo Rozalino S.Sn salah satu guru pembimbing dan pelatih paduan Suara Siswi SMAN Pintar yang menghadiri kegiatan tersebut.

Daerah Exs Transmigrasi Masih Jauh dari Ketertinggalan

Kuantan Singingi (Aknet.com) Daerah Exs Transmigrasi yang difungsikan mulai Tahun 1980 sampai sekarang ini sudah berumur 30 tahun namun Kondisi Sarana Tansportasi masih memprihatinkan. jarak tempuh dari pusat Kabupaten Kuantan Singingi sekitar 24 Km yang melintasi Desa Kampung Baru Sentajo. ini terbukti pada saat peninjauan kelapangan masih terdapat akses jalan Batu dan berlubang, bahkan susah untuk dilalui.

selain Sarana Transportasi juga sarana Penerangan atau Listrik yang sampai saat ini juga belum tersentuh oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, ini terjadi dikarenakan Anggaran Kabupaten Kuantan Singingi Sangatlah minim untuk mengatasi hal tersebut
Jumlah Penduduk yang tersebar beberapa desa antara nya Desa Geringging Baru, Geringging Jaya, Marsawa, Muara Langsat, Langsat Hulu, Sukaraja, Hulu Teso dan masih Banyak Desa lainnya mencapai 14.000 Jumlah Penduduk lebih.

Hasil pertanian Penunjang adalah Kebun Kelapa Sawit masyarakat dan beberapa Perusahaan, Karet dan hasil pertanian lainnya yang membantu menopang Perekonomian Kuantan Singingi.

Senin, 21 Juni 2010

Tema Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta : Gerak Melintas Zaman

Kuantan Singingi (Aknet.com) Tema Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta tahun 2010 telah ditetapkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Surat Keputusan Nomor : 107/KEP/I.0/B/2008 tertanggal 16 Juli 2008 yaitu : Muktamar Satu Abad Muhammadiyah, Gerak Melintas Zaman Dakwah dan Tajdid Menuju Peradaban Utama.

Gerak Melintas Zaman mengandung dua makna, pertama melewati masa sejak kelahirannya hingga usia ke-100, kedua menyeberangi yakni memasuki fase baru setelah usianya satu abad ke peralihan abad selanjutnya. Dalam melintasi zaman tersebut Muhammadiyah hadir sebagai gerakan Islam yang mengemban misi dakwah dan tajdid sebagaimana spirit awal kelahirannya yang tercantum dalam Statuten Muhammadiyah 1912: menyebarluaskan dakwah dan memajukan tajdid hal ihwal ajaran Islam di seluruh tanah air -- mula-mula di karesidensi Yogyakarta kemudian di seluruh Hindia Belanda -- saat itu). Dakwah dan tajdid Muhammadiyah tersebut tidak lain untuk mewujudkan “Peradaban Khaira Ummah” yakni peradaban masyarakat Islam yang sebenar-benarnya atau bisa diartikan sebagai manifestasi objektif atau objektivasi dari kehidupan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya di negara Indonesia.

Muhammadiyah dalam perjalanan usianya satu abad dapat dikatakan telah melewati dinamika zaman yang penuh perjuangan suka maupun duka dalam rentang tiga zaman yaitu era perjuangan kemerdekaan di masa kolonial, era setelah kemerdekaan di masa Orde Lama dan Orde Baru, dan era baru Reformasi yang masih akan berlangsung penuh pertaruhan. Muhammadiyah dalam pergantian abad dari kelahirannya akan memasuki abad baru sehingga dari titik abad tersebut Muhammadiyah akan melintasi zaman dengan segala tantangan, masalah, dan harapan baru ketika dunia berada dalam fase post-modern dan era globalisasi dengan seribusatu dinamikanya. 

Muktamar Muhammadiyah ke 46 di Yogyakarta akan di selenggarakan pada tanggal 3-5 Juli 2010, yang merupakan Muktamar syukur bagi warga Muhammadiyah sebab pada Muktamar ini usia Muhammadiyah telah sampai hampir satu abad. Yang tentunya pelaksanaan Muktamar kali ini akan menghabiskan dana yang tidak sedikit. Menurut sebuah sumber yang terpercaya, bahwa pelakasnaan Muktamar Muhammadiyah tahun 2010 ini akan menghabiskan dana tidak kurang dari 17 milyar rupiah. Semoga dengan dana yang tidak sedikit ini mampu membuat warga Muhammadiyah semakin menyadari arti pentingnya perjuangan dan berorganisasi didalam Muhammadiyah.
Sementara itu, acara launching logo Muktamar Muhammadiyah di Yogyakarta dan lagu tema Muktamar telah di selenggarkan pada tanggal 18 Juli 2009 di Stadion Mandala Krida yang di hadiri tidak kurang dari 10 ribuan warga Muhammadiyah. Dalam kesempatan itu ketua umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, mengharapakan agar Muktamar Muhammadiyah ke 46 ini dapat menjadi saksi bagi dunia bahwa Muhammadiyah mampu menyinari dunia.
Muktamar Muhammadiyah ini diikuti oleh para Peserta yang terdiri dari Penjuru Indonesia yang diperkirakan lebih dari 2504 Orang Peserta (sumber : seabadmuhammadiyah.com). diantaranya diikuti oleh Peserta dari Propinsi Riau sebanyak 56 orang sampai saat Penulisan Berita ini yang terdiri dari beberapa Kabuapten di Propinsi Riau.
Dari Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak 3 Mobil bus menurut salah seorang peserta yang kami mintai informasinya. namun menurut sumber diatas dan sebagaimana daftar di website untuk Peserta dari Kabupaten Kuantan Singingi yang telah terdaftar sebanyak 6 orang diantaranya Bujang yurnalis, David hidayat, Drs. Alfiani, Drs. H. Fahmi Ombak, Drs. H. Zulbahri dan Palisman.

sebagai informasi yang ingin membuat RBT ayo semarakan Muktamar 1 abad Muhammadiyah dapat di akses di bawah ini

dan yang merasa kesulitan tentang letak Lokasi Muktamar dapat diakses dan dilihat atau klik PETA LOKASI

Rabu, 09 Juni 2010

Bentrok Satu tewas di Kuantan Mudik

Kuantan Singingi (Aknet.com) Aksi masyarakat Desa Koto Cengar dan Seberang Cengar, Kenegerian Cengar Kecamatan Kuantan Mudik, Selasa (8/6) sekitar pukul 13.00 WIB berakhir bentrok. Bentrokan terjadi di simpang empat Desa Cengar menuju areal perusahaan PT Tri Bhakti Sarimas dan areal perkebunan masyarakat yang di kelola KUD Prima Sehati.
Satu orang dilaporkan tewas dalam insiden ini. Dalam aksinya, masyarakat menuntut agar dikembalikannya pada MoU Pantai tahun 1997 dan percepatan Pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Prima Sehati yang tertunda pelaksanaannya. Anggota satuan Polres Kuansing pada saat itu ingin menjemput M Zein, yang menjadi tersangka pelaku aksi anarkis sebelumnya.

Namun, di ruas simpang empat Desa Cengar, mereka bertemu dengan sekitar 500 anggota masyarakat Kenegerian Cengar yang sudah sejak beberapa hari lalu melakukan aksi demo dan unjuk rasa di kawasan tersebut. Satuan Polres Kuansing yang menggunakan mobil patroli Polsek Kuantan Mudik yang terdapat Kapolsek Kuantan Mudik AKP Syafri Joni SE, langsung keluar dari mobil.