Senin, 11 Oktober 2010

Gubernur Riau H. RUSLI ZAINAL, MM Buka MTQ Provinsi Riau XXIX 2010 di Kuantan Singingi

Kuantan Singingi (Aknet.com) Musabaqah Tilawatil Qur,an (MTQ) Provinsi Riau ke-XXIX tahun 2010 resmi dibuka Gubri M Rusli Zainal. Bertempat di Stadion Sport Center Kuantan Singingi. Perlombaan seputar kitab suci tersebut akan berlangsung sepekan di Teluk Kuantan.

Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau XXIX tahun 2010 di Stadion Sport Centre Kuantan Singingi, di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Minggu (10/10/10) malam tadi berlangsung sangat Meriah. Ribuan masyarakat mengikuti acara pembukaan syiar Islam tersebut di Stadion Sport Centre Kuansing yang dijadikan arena utama MTQ Riau 2010.

Turut hadir pada pembukaan ini Gubernur Riau HM Rusli Zainal sekaligus membuka MTQ Riau tersebut, Wakil Gubernur Riau, Ketua DPRD Riau H Djohar Firdaus dan anggota, Bupati dan walikota se-Riau, asisten kepala dinas dan badan se-Riau, Kepala Kantor Kementrian Agama Provinsi Riau H Asyari Nur, unsur Muspida Riau dan se-Provinsi Riau, Bupati Kuantan Singingi H Sukarmis, Ketua DPRD Kuansing Muslim, S.Sos dan segenap unsur Muspida Kuantan singingi, Wakil Bupati Kuantan singingi H Mursini, Sekda Kuansing H Zulkifli, asisten, kepala dinas dan badan dilingkungan Pemkab Kuansing, Camat dan Upika se-Kuantan singingi, tokoh agama tokoh adat, dan tokoh masyarakat Riau dan Kuantan Singingi.

Minggu, 10 Oktober 2010

Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX Provinsi Riau di Kuantan Singingi

Kuantan Singingi (Aknet.com) Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXIX Provinsi Riau Yang dilaksanakan di Kabupaten Kuantan Singingi dimulai dengan pembukaan bazar dan pameran. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wagubri Raja Mambang Mit.

Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit membuka Bazar dan Pameran MTQ Riau XXIX di arena sport center Ahad (10/10/10) Kelurahan Sungai Jering Kecamatan Kuantan Tengan Kabupaten Kuantan Singingi. Pembukaan stand bazar diawali dengan pengguntingan pita oleh istri Wakil Guberneur Riau. Turut hadir meramaikan stand pameran 12 Kabupaten/Kota, RAPP, Dekranasda Provinsi Riau dan Bank Rakyat Indonesia. Sementara itu Bazar 115 stand.

Tampak hadir pada pembukaan bazar dan stand pameran tersebut, Kemmenag Provinsi Riau, H Ashari Nur, unsur Muspida, Bupati Kuansing H Sukarmis, Bupati/wako unsur Muspida.

Pada kesempaten tersebut Wabup, bazar dimaksudkan untuk mempromosikan produk masing-masing kabupaten/kota di provinsi Riau. Selain itu pula bazar mengandung nilai sosial dan budaya terutama masyarakat. Terlebih lagi akhir-akhir ini masyarakat banyak tak kenal lagi dengan budayanya sendiri.

Katanya lebih lanjut, guna mereleasikannya maka dipererlukan penguatan budaya yang dilakukan melalui kegiatan nyata dalam masyarakat. "Bagaimana budaya kita tetap berkembang sepanjang zaman. Budaya itu dinamis dan maju. Apalagi Pemprov Riau tengah menggalakkan nilai budaya sesuai dngan visi misi Riau," paparnya.

Ditambahkanya, salah satu untuk menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan melayu perlu dikembangkan prinsip utama. Pertama tuntunan Islami. kedua dengan nilai-nilai budaya, ketiga harus ikut perkembangan zaman modern.

Kamis, 02 September 2010

Ini Teks Asli Pidato Presiden SBY Terkait Malaysia - Tribunnews.com

PIDATO
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
MENGENAI
DINAMIKA HUBUNGAN INDONESIA – MALAYSIA

Jakarta, 1 September 2010

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera untuk kita semua,

Saudara-saudara se-bangsa dan se-tanah air yang saya cintai dan saya banggakan,

Malam ini, saya ingin memberikan penjelasan kepada rakyat Indonesia mengenai hubungan Indonesia – Malaysia. Marilah kita mengawalinya dengan melihat perkembangan dan dinamika hubungan kedua negara, salah satu hubungan bilateral Indonesia yang paling penting.

Hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki cakupan yang luas, yang semuanya berkaitan dengan kepentingan nasional, kepentingan rakyat kita.

Pertama, Indonesia dan Malaysia mempunyai hubungan sejarah, budaya dan kekerabatan yang sangat erat - dan mungkin yang paling erat dibanding negara-negara lain, dan sudah terjalin selama ratusan tahun. Kita mempunyai tanggung jawab sejarah, untuk memelihara dan melanjutkan tali persaudaraan ini.

Kedua, hubungan Indonesia dan Malaysia adalah pilar penting dalam keluarga besar ASEAN. ASEAN bisa tumbuh pesat selama empat dekade terakhir ini, antara lain karena kokohnya pondasi hubungan bilateral Indonesia - Malaysia.

Ketiga, ada sekitar (2) juta saudara-saudara kita yang bekerja di Malaysia – di perusahaan, di pertanian, dan di berbagai lapangan pekerjaan. Ini adalah jumlah tenaga kerja Indonesia yang terbesar di luar negeri. Tentu saja keberadaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia membawa keuntungan bersama, baik bagi Indonesia maupun Malaysia.